Make your own free website on Tripod.com

Orange Link

 

 

Situs Tim LI

 

 

 

Situs Fans LI

 

 

 

 

Email to :

The Jak Online Webmaster

 

 

 

 

 

 

 

Rabu, 2 Mei 2001

Merenda Suasana Tim

 

Merenda Suasana Tim Hadapi Berbagai Situasi Sebuah tim sepakbola membutuhkan suasana bertanding. Istirahat terlalu lama bisa membuat kesiapan pemain menurun dan tergagap-gagap ketika tampil pada pertandingan sesungguhnya. Selain itu, empat pemain pilar Persija pun dipinjam tim nasional. Ancaman ini menerpa Persija, yang baru tampil 17 Mei mendatang. Tantangan besar menghadang Persija pada putaran kedua Liga Bank Mandiri VII. Sukses menjadi juara putaran pertama, Persija dihadapkan pada penundaan jadwal pertandingan sebulan lebih. Saat tim-tim lain berlaga, Persija hanya melakukan latihan, diselingi beberapa uji coba melawan tim-tim Grup Timur.

 

Melihat gelagar kurang menguntungkan ini, pelatih Persija H Sofyan Hadi merancang peningkatan grafik kesiapan pemain. "Kondisi fisik pemain dalam keadaan terkendali. Begitu juga semangat bertanding mereka," katanya. Untuk menajamkan kemampuan pemain, Persija akan melakukan uji coba ke Jepara, Gresik, Solo, dan Purwokerto. Di Jepara Persija akan berhadapan dengan Persijap, Minggu (22/4), di Gresik menjumpai Petrokimia Gresik, Rabu (25/4), di Solo bertemu dengan Arema Malang, Minggu (29/4). Terakhir, Persija singgah di Purwokerto berhadapan dengan tim lokal, Minggu (2/5). Di mata Sofyan Hadi, masuknya empat pemain Persija ke tim nasional -Warsidi, Bambang Pamungkas, Budi Sudarsono dan Gendut Donny--tidak banyak mempengaruhi kekuatan tim. "Kami telah menyusun program latihan dan alternatif kegiatan penunjang untuk mengatasi waktu istirahat panjang itu," katanya.

 

Mantan pelatih PSPS Pekanbaru itu bahkan menilai, tantangan yang dihadapi Persija bukanlah tantangan berat. "Sejauh program latihan teratur dikombinasikan dengan kegiatan penopang berjalan lancar, kejenuhan pemain akan teratasi. Usaha pengurus mengadakan kegiatan tambahan di luar jam latihan, mampu mendorong semangat tanding pemain," lanjutnya. Program latihan selingan pun dilakukan untuk menghindari kejenuhan. Latihan selingan itu antara lain dilakukan di areal Gunung Mas Puncak. Belum lagi kegaitan rekreasi atau pertemuan rutin. Ini semua membuat pemain benar-benar dihargai sebagai pemain profesional. Sofyan menegaskan, untuk mengatasi kondisi seperti memang tidak hanya dibutuhkan sentuhan teknis. Sentuhan nonteknis juga menentukan, seperti yang telah dilakukan pengurus dengan lebih sering mengadakan pertemuan dengan para pemain. "Kami ingin menciptakan kondisi siap tempur di tim Persija sehingga pemain tidak lagi merasa tertinggal atau kekurangan dalam menjaga kondisi mereka," tegas Sofyan Hadi. Hal senada juga diungkapkan Manajer Promosi Persija Purnomo Muhamad Yudhi. Ia menilai, pengurus sangat menaruh perhatian terhadap perkembangan pemain. Apalagi selama istirahat panjang, perhatian pengurus harus lebih ditingkatkan. "Pengurus ingin membawa pemain dalam kondisi serba enak.

 

Mereka diperlakukan sebagai mitra sekaligus keluarga dalam tim. Harapannya, mereka tidak menemui kendala saat dibutuhkan mencapai hasil maksimal," kata mantan pelari nasional itu. Rekreasi, misalnya, juga termasuk dalam rangkaian itu. Pemain diberi kebebasan berpikir dan mengembangkan wawasan di luar kegiatan latihan rutin. Hal ini membuat pemain berada dalam situasi bebas namun punya kekuatan yang bisa diandalkan. Mempertemukan para pemain langsung dengan masyarakat luas, juga diyakini mampu mendongkrat dorongan mental dan motivasi pemain untuk tampil lebih baik lagi. Hal itu telah dilakukan ketika pemain diajak meninjau lokasi pembuatan perlengkapan olahraga Nike di Tangerang, beberapa waktu lalu. Pemain merasakan betapa besar perhatian masyarakat, yang diwakili pekerja pabrik, terhadap perkembangan sepakbola nasional, khususnya Persija.

 

Dalam uji coba ke empat kota di Pulau Jawa nanti, pengurus Persija juga memberikan nilai tambah kepada para pemain, seperti tambahan uang transpor, uang tampil dan pendukung lain. Pengurus berusaha mendekatkan uji coba itu dengan suasana pertandingan, diselingi rekreasi. O rai Kapan Saja, Pemain Selalu Siap Tempur Kesiapan pemain tidak hanya diciptakan pelatih. Seorang pemain profesional tahu benar, masa depannya ditentukan oleh kemampuannya di atas lapangan. Karenanya, seorang pemain profesional dituntut untuk selalu siap tempur, kapan pun dibutuhkan. Pemain senior Widodo C Putro mengaku, tidak aneh dengan situasi yang serba menunggu seperti ini. Baginya, konsekuensi sebagai pemain profesional, salah satunya adalah terbiasa menunggu waktu pertandingan. Kalau pemain telah terbiasa menunggu, ia akan tahu menjaga diri sendiri. "Tidak ada alasan lagi tidak terbiasa atau kurang bisa menjaga kondisi tubuh akibat lama istirahat. Sebagai pemain profesional, kita harus mampu menghadapi kondisi apa pun yang terjadi dalam tim," tegas pemain yang dituakan di Persija ini.

 

Hal senada juga diutarakan kapten tim Budiman. Menurutnya, program latihan rutin bisa mengatasi kejenuhan pemain. "Semuanya terpulang pada kualitas pelatih. Kalau pelatih kurang bisa mengatur program latihan, pemain akan cepat bosan," katanya sambil memuji program Sofyan Hadi. Mantan pemain Bandung Raya ini mengakui, Sofyan Hadi dan asisten pelatih Arjuna Rinaldi mampu membawa nuansa latihan yang baik sehingga seluruh pemain merasa latihan adalah bagian kehidupan sehari-hari. Apalagi ditunjang dengan kegiatan penunjang lain, yang dilakukan pelatih maupun pengurus. Gelandang Deddy Umarella mengatakan, kondisi itu juga ditentukan dari dalam diri pemain. "Kalau pemain tidak menikmati program latihan, sulit untuk dapat mencapai hasil maksimal. Saya melihat, dari perkembangan dalam tim, suasana yang tercipta cukup baik. Banyak waktu luang yang bisa dimanfaatkan tim," tegasnya. Deddy bahkan merasa tertantang untuk menjaga kondisi tubuhnya. "Malu rasanya jika seorang pemain tidak mampu mengontrol kondisi dirinya sendiri. Saya merasa, latihan rutin mampu membawa saya pada kondisi siap tempur," tegasnya. "Kendati sering menjadi pemain cadangan, saya selalu siap untuk diturunkan kapan saja," tandas pemain yang sempat dipinjam Persebaya pada musim kompetisi tahun lalu.

 

 

This Site is viewed and heard sound by Internet Explorer 4.01 or Later

Property of The Jak Online -  Copyright by Aldi

Last Updated 05/03/2001 14:48:17

ŠThe Jakmania Online 2001 - All right reserved