Make your own free website on Tripod.com

 


Kamis, 18 Januari 2001

Pertandingan Away
Persikabo vs Persija

 

Pertandingan away kedua Persija mengalami kekalahan. Walaupun Persija yang didukung oleh 1.000 anggota The Jakmania yang datang di kordinir dengan menggunakan 6 bis kota, kendaraan pribadi maupun kereta, dan mereka sepanjang pertandingan bernyanyi dan bergembira, sampai akhir pertandingan tetap untuk kemenangan Persikabo.

 

Sampai akhir pertandingan tersebut berjalan tanpa ada keributan. Yang patut diacungkan jempol, bagaimana sambutan yang luar biasa dari suporter Bogor terhadap suporter The Jakmania. Mereka terkagum-kagum dengan atraksi dan prilaku yang telah dilakukan oleh suporter The Jakmania di stadion.


Kamis, 25 Januari 2001

Pertandingan Home
Persija vs Semen Padang

 

Persija Jakarta untuk pertamakalinya memetik tiga angka penuh dalam lanjutan kompetisi Liga Indonesia Bank Mandiri VII. Mereka menumbangkan Semen Padang 2-0 dalam partai yang diwarnai saling lempar batu antara suporter kedua kesebelasan di Stadion Lebak Bulus Jakarta, Kamis (25/1/2001).

Gol kemenangan Persija diciptakan oleh pemain asingnya Antonio Claudio menit 24 dan Budi Sudarsono di menit ke 38. Persija berhasil menunjukkan dominasinya dengan menguasai jalannya pertandingan. Lapangan tengah berada dalam kendali Persija dengan motor Luciano Leandro.

Bek sayap yaitu Anang Makruf dan Budiman juga cukup mobil. Gol kedua Persija salah satunya didapat dari umpan matang Anang Makruf dan disundul dengan manis oleh Budi Sudarsono. Gol pertama yang diciptakan “The Jak” ini datang setelah Antonio Claudio melakukan aksi solo run dan menyelesaikan dengan tendangan keras menghujam gawang Ngadiono.

Semen Padang sebenarnya memberi perlawanan yang cukup keras. Pada menit-menit awal, Eli Eiboy dan Erol FX Iba menembus pertahanan Persija yang dikawal Nur Alim. Namun, kecemerlangan kiper asal Kamerun Mambolou Mbeng Jean menyelamatkan gawang Persija dari kebobolan.

Partai yang ditonton sekitar 5000 penonton ini juga diwarnai dengan penampilan perdana striker timnas Gendut Doni Kristiawan. Ia masuk menit ke 37 menggantikan Bambang Pamungkas. Penampilan Gendut belum menunjukkan kelasnya sebagai striker nasional. Justru bintang baru asal Persebaya, Budi Sudarsono yang mampu tampil gemilang.

Pelatih Persija Andi Lala mengaku buruknya penampilan Gendut karena ia belum padu dengan Budi Sudarsono. “Selama ini kan statusnya belum jelas sehingga dalam latihan kita sering menduetkan Bambang Pamungkas dan Budi. Ia masih terlihat belum padu dengan Budi,” ungkap Andi.

Sementara itu, pelatih Semen Padang Jenni Wardin menyatakan bahwa timnya memang cukup sulit mengimbangi Persija. “Mereka kebanyakan masih muda dan perlu pengalaman lebih banyak,” ungkap Jenni. Untuk partai selanjutnya lawan Persikab Bandung di Cimahi, Jenni menargetkan bisa memetik poin.

 

(Detik.com)


Kamis, 25 Januari 2001

Kronologis Perang Batu Suporter
The Jakmania vs Suporter Padang

 

- Suporter Padang menempati Tribun Timur Tengah dan Kanan sekitar 300-an dan di Tribun tersebut sebagian ada penonton umum pencinta Persija.

 

- Suporter The Jakmania yang diperkirakan sekitar hampir 6.000-an sebagian besar sudah masuk Tribun Timur Kiri, Tribun Selatan dan Utara. Dan masih banyak anggota The Jakmania sekitar 1000-an yang diluar stadion belum masuk ke dalam stadion karena Tribun Timur Kanan biasanya dikhususkan untuk anggota The Jakmania sudah penuh.

 

- Kemudian ada seorang panpel dan polisi meminta untuk anggota The Jakmania yang tidak kebagian tempat untuk ditempatkan di Tribun Timur Kanan.

 

- Akhirnya anggota The Jakmania tersebut masuk melalui pintu Tribun Timur Kanan. Tetapi ternyata ketika anggota The Jakmania yang masuk dengan tertib, kenyataannya malah diserang oleh Suporter Padang. Ada beberapa anggota The Jakmania yang sudah masuk ke dalam dipukul dengan cara kasar. Dan terlihat ada seorang suporter Padang mengeluarkan celurit dari balik jaketnya. Hal ini yang memicu anggota The Jakmania memaksa masuk untuk membalas perlakuan suporter Padang. Tapi hal tersebut dapat diredam oleh keamanan The Jakmania dengan memberikan pengertian untuk mengalah tidak masuk ke Tribun Timur Kanan. Dan lebih baik pindah ke Tribun Utara dan Selatan saja. Coba dapat dimengerti sudah mengalah, di Kandang The Jakmania lagi.

 

- Tiba-tiba sebagian anggota The Jakmania yang sudah berjalan ke Tribun Utara dilempar batu berkali-kali dari arah Tribun tempat suporter Padang. Hal ini yang kemudian memicu anggota The Jakmania yang diluar stadion untuk membalas dengan batu ke arah suporter Padang, dan sebagian ada yang ingin merobohkan Gerbang untuk menyerang suporter Padang.

 

- Karena kejadian lemparan batu yang bertubi-tubi dari luar stadion tersebut dan mungkin ada desakan dari Tribun Timur Kiri, maka suporter Padang tersebut dengan ketakutan karena merasa dikepung, menuruni pagar stadion dan berlari melalui lapangan menuju VIP Barat.

 

- Kemudian keadaan dapat terkendali berkat kesigapan aparat dan bantuan dari keamanan The Jakmania. Anggota The Jakmania akhirnya menempati Tribun Utara dan Selatan.

 

- Sampai pertandingan berakhir dengan aman dan tanpa keributan. Suporter Padang pulang duluan dan kemudian suporter The Jakmania.

 

- Sampai Jam 20.30 WIB ada anggota The Jakmania yang konvoi dengan kendaraan bis untuk menuju wilayah masing-masing.

 

- Mungkin sebagai masukan bahwa memang Suporter Padang dari dulu mempunyai prilaku overacting dan arogan. Sebenarnya The Jakmania menyambut mereka dengan baik. Tapi dapat dilihat pada kenyataannya.

 

- Kronologis ini adalah yang sebenarnya, tidak dibuat-buat, tidak seperti yang diberitakan di beberapa media massa, bahwa yang memulai pelemparan batu adalah suporter The Jakmania. Tapi dapat dilihat pada kenyataannya.


Senin, 29 Januari 2001

Pertandingan Home
Persija vs PSDS

 

Tuan rumah Persija Jakarta menggunduli tamunya PSDS Deli Serdang dengan skor telak 6-0 pada lanjutan kompetisi sepakbola Liga Bank Mandiri wilayah barat di Stadion Lebak Bulus, Jakarta, Minggu, dan empat gol di antaranya dicetak oleh striker Budi Sudarsono.

Dalam pertandingan itu yang diwarnai sedikitnya 15 kali suara petasan,, dilakukan penggantian wasit oleh Inspektur pertandingan. Wasit Hudoyo dari Purworejo diganti Alil Runenggo pada menit ke-78.

Penggantian wasit itu menyusul protes dari ofisial Persija, karena menganggap wasit tidak mampu menjalankan tugas. Menyikapi protes itu, pengawas wasit Sam Laitu memanggil Hudoyo dan menanyakan kemampuannya untuk terus memimpin pertandingan dan ternyata Hudoyo bersedia diganti. "Nggak apa Mas. Memang kondisi badan saya tidak fit," katanya.

Inspektur pertandingan dalam pengamatannya menilai Hudoyo seringkali tertinggal dan tidak mampu mengikuti irama pertandingan. "Dia selalu tertinggal dan berada jauh dari posisi bola. Kami khawatir keputusannya nanti tidak akurat dan memancing keributan," kata Sam Laitu.

Persija mencetak keunggulannya pada menit ke 15, setelah tendangan Gendut Doni yang membentur kaki pemain belakang PSDS Erwin Sugianto, menyebabkan arah bola berbelok dan tidak dapat diantispasi dengan baik oleh kiper PSDS.

Pada babak ke dua, permainan Persija mulai meningkat dan pada menit 46 Budi Sudarsono mencetak gol pertama membuat Persija unggul 2-0.

Keunggulan itu diperbesar oleh Budi pada menit ke 58, 83 dan 88, sedangkan gol lainnya dicetak oleh Budiman pada menit ke 74.

Pada pertandingan itu, wasit Hudoyo memberikan kartu merah pada Anda Auliya pada menit ke 75, akibat akumulasi dua kartu kuning.

Pada pertandingan, yang ditonton sekitar 7000 orang itu, wasit juga memberikan tiga kartu kuning untuk Erwin Sugianto --yang
membuat gol bunuh diri-- dan Eko dari PSDS, serta satu kuning lainnya untuk Gendut.

 

(Kompas.com)


Kamis, 1 Februari 2001

Pertandingan Home
Persija vs PSPS

 

Kendati telah berusaha maksimal namun, tuan rumah Persija hanya mampu bermain imbang tanpa gol ketika meladeni tamunya, PSPS Pekanbaru ajang Liga Bank Mandiri VII di Stadion Lebak Bulus.

Hasil seri dari pertarungan yang digelar Kamis (1/2) petang tadi tentu saja membuat para The Jak Mania tersebut merasa tak puas dengan hasil yang dicapai tim andalannya.

Bahkan, mereka serentak berteriak meminta supata pelatih Persija, Andi Lala mundur dari posisinya sebagai pelatih menggantikan posisi pelatih asal Bulgaria, Ivan Kolev tahun ini.

Untungnya situasi memanas tersebut tidak sampai membuahkan kericuhan, kendati pun Andi Lala sempat terpancing adu mulut dengan para penonton di tribun Barat.

Sementara itu, dalam pertandingan yang sama sekali tak mengenakan tersebut, Persija yang sebelumnya sukses menggunduli PSDS dengan kemenangan telak 6-0, hanya mampu bertahan.

PSPS yang dimotori pemain asal Kamerun, Simon Atangana pun terus berusaha menekan daerah perlawanan Persija, hanya saja beberapa kesempatan emas yang didapat PSPS tak mampu dimanfaatkan dengan baik.

 

(Satusport.com)


Rabu, 7 Februari 2001

Pertandingan Away
Persita vs Persija

 

Kendati telah berusaha maksimal namun, tuan rumah Persita lebih baik ketimbang Tim Persija yang didukung oleh The Jakers yang datang dengan beranggotakan 1.000-an. Gol Persita dicetak oleh Uci Sanusi pada menit 81.

Kekalahan ini menyebabkan kekecewaan bagi pendukung Persija, dan menuntut Andi Lala mundur sebagai pelatih.


Senin, 11 Februari 2001

Pertandingan Away
Persija vs Persib

 

Akhirnya Persija menang 1-0 atas tuan rumah Persib yang didukung oleh Bobotoh. Gol Persija lahir dari bunuh diri pemain Persib Nana Supriatna menit 31.

Kekalahan ini menyebabkan kekecewaan bagi pendukung Persib, dan mereka melakukan keonaran baik di dalam stadion maupun diluar stadion.

Bahkan sebelum pertandingan dimulai telah terjadi keributan kecil antara pendukung Persib dan pendukung Persija di luar stadion.

Kronologis kejadiannya:

Anggota The Jakmania yang berangkat ± 750 orang ke Bandung sangat kecewa. Datang dengan transportasi 8 bus dan membawa misi damai dan penuh persahabatan ternyata sampai di Stadion Siliwangi, disambut dengan lemparan batu dan banyak yang digebuki oleh sebagian oknum bobotoh yang menamakan dirinya Joerig Persib. Akhirnya mereka pulang dikawal oleh aparat keamanan dan tidak jadi menonton. Beginilah wajah bobotoh Persib yang belum dewasa dan belum bisa menerima suporter tamu.

(Informasi dari Bung Faisal-Sekum The Jakmania melalui telepon selular langsung dari tempat kejadian)